Tentang Fakultas

Fakultas Kedokteran

Lokasi : Tower UNUSA Kampus B Jl. Jemursari no.51-57, Jemur Wonosari, Wonocolo

1. Terkemuka dalam Poskestren : Pelopor ilmu dan teknologi kedokteran (IPTEKDOK) terutama kedokteran pencegahan, khususnya di lingkungan pesantren dengan memperkuat peran pos kesehatan pesantren (poskestren).
2. Unggul dalam Pencegahan : Memiliki keinginan belajar sepanjan hayat, berpikir analitis, kritis dan inovatif, terutama dalam IPTEKDOK terutama kedokteran pencegahan, khusunya di lingkungan pesantren.
3. Profesional dalam IPTEKDOK : Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai bidang IPTEKDOK dengan pendekatan terkini dalam pemecahan masalah, komunikasi dan kerjasama tim.
4. Berjiwa Wirausaha : berpikir dan bertindak secara kreatif, inovatif, mandiri, tangguh dan bertanggung jawab.
5. Berkarakter Islami : Rahamatan lil ‘Alamin, memayungi seluruh umat manusia dengan menerapkan pandangan tawassuth (tengah), tawazun (seimbang, dan tasamuh (toleran) dalam pelayanan kedokteran.

9

Visi

Menjadi fakultas kedokteran yang terkemukaunggul di tingkat nasional dan internasional, profesional dalam ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran terutama kedokteran pencegahanberjiwa wirausaha serta berkarakter Islami.

 

N

Misi

  1. Mengembangkan fakultas kedokteran sebagai pusat pendidikan kedokteran yang terkemuka dan unggul dengan membangun sistem manajemen yang profesional.
  2. Menghasilkan lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran (iptekdok), profesional dalam iptekdok terutama kedokteran  pencegahan, berjiwa wirausaha, serta berkarakter Islami.
  3. Mengembangkan penelitian iptekdok di bidang ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinik, dan kedokteran komunitas di lingkungan pesantren dan masyarakat secara umum.
  4. Mengembangkan sistem kesehatan komunitas, terutama dengan memperkuat peran pos kesehatan pesantren (poskestren) sebagai pusat layanan primer bagi masyarakat.
  5. Menumbuhkembangkan budaya Ahlus Sunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dalam kegiatan akademik dan kehidupan masyarakat.
\

Nilai-nilai dalam visi tersebut memiliki definisi yang spesifik sebagaimana dijelaskan berikut ini:

  • Terkemuka berarti menjadi pelopor ilmu dan teknologi kedokteran (iptekdok) terutama kedokteran pencegahan, khususnya di lingkungan pesantren dengan memperkuat peran pos kesehatan pesantren (poskestren).
  • Unggul berarti menghasilkan lulusan yang memiliki keinginan belajar sepanjang hayat, berpikir analitis, kritis dan inovatif, terutama dalam iptekdok terutama kedokteran pencegahan, khususnya di lingkungan pesantren.
  • Profesional berarti melaksanakan tri dharma perguruan tinggi sesuai bidang iptekdok dengan pendekatan terkini dalam pemecahan masalah, komunikasi dan kerjasama tim.
  • Berjiwa wirausaha berarti berpikir dan bertindak secara kreatif, inovatif, mandiri, tangguh dan bertanggung jawab.
  • Berkarakter Islami berarti bersikap sesuai dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin, yaitu memayungi seluruh umat manusia dengan menerapkan pandangan tawassuth (tengah), tawazun (seimbang), dan tasamuh (toleran), dalam pelayanan kedokteran.

Struktur Organisasi

Prof. S. P. Edijanto, dr., Sp.PK (K)

Dekan Fakultas Kesehatan

Firdaus, S. Kep. Ns., M. Kes.

Wakil Dekan Fakultas Kesehatan

Wiwik Afridah, S. KM., M. Kes.

Ketua Prodi S1 Kesehatan Masyarakat

Rizki Nurmalya Kardina, S.Gz., M.Kes.

Ketua Prodi S1 Gizi

Muslikha Nourma Rhomadhoni, S.KM., M.Kes.

Ketua Prodi DIV Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Thomas Sumarsono, S. Si., M. Si.

Ketua Prodi DIV Analisis Kesehatan

Akreditasi

S1

Pendidikan Dokter

Profesi

Dokter

Rencana Strategis

Sistem Tata Kelola

Untuk menjamin pengelolaan yang bertanggung jawab, akuntabel, kredibel, transparan dan adil, maka ditetapkan sistem tata kelola sebagaimana dijelaskan di bawah ini :

Gambar 1. Sistem Tata Kelola Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Petala = Pedoman Tata Kelola; RIP = Rencana Induk Pengembangan; Renstra = Rencana Strategis per 4 tahun; Renop = Rencana Operasional per tahun; IKUU = Indikator Kinerja Utama Universitas; IKUF = Indikator Kinerja Utama Fakultas; IKPS = Indikator Kinerja Program Studi.

Pedoman tata kelola (petala) dibuat dengan mengacu pada Statuta yang dirincikan melalui Peraturan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya No. 475.2/UNUSA/Adm.SK/XII/2016 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Organ. Kemudian dibuat rencana induk pengembangan (RIP) fakultas kedokteran untuk 16 tahun (empat periode strategis) dan rencana strategis (renstra) fakultas kedokteran untuk pengelolaan empat tahun berikutnya berdasarkan RIP universitas dan renstra universitas pada periode strategis yang sedang berjalan. Renstra fakultas kedokteran ini memuat indikator kinerja utama universitas (IKUU) ditambah dengan IKU fakultas (KPIF) untuk menyesuaikan kebutuhan pengelolaan fakultas kedokteran.

Renstra fakultas kedokteran tersebut kemudian dijabarkan menjadi rencana operasional (renop) per tahun oleh fakultas (bidang akademik maupun non akademik) dan program studi (bidang akademik) yang dibuat pada awal siklus pengelolaan setiap tahun. Strategi dalam renstra dijabarkan menjadi program dalam renop tersebut. Semua IKUU dan IKUF ditambahkan dengan indikator kinerja program studi (IKPS) yang bersifat sebagai tambahan, bukan sebagai penjabaran dari kedua IKU tersebut.

Laporan kinerja setiap tahun dibuat oleh fakultas kedokteran berdasarkan semua indikator dalam renop. Hasil laporan kinerja ini akan diteruskan ke tingkat universitas sebagai bahan laporan kinerja universitas. Laporan kinerja bersifat operasional dan hal ini berbeda dengan evaluasi diri yang bersifat strategis/programik. Evaluasi diri dilakukan oleh setiap program studi setiap tahun untuk mengidenfikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman situasi di akhir periode operasional (satu tahun) untuk menentukan strategi periode strategis berikutnya maupun program di tahun berikutnya beserta penentuan prioritas. Hasil evaluasi diri tersebut kemudian digunakan untuk merancang renstra periode berikutnya dan renop tahun berikutnya dengan tetap memperhatikan petala dan renstra fakultas maupun universitas berikutnya.

Evaluasi diri tersebut dibahas menurut standar dalam sistem penjaminan mutu internal. Sistem tersebut harus dapat memberikan gambaran tentang hasil akreditasi oleh sistem penjaminan mutu eksternal sebagai bentuk rekognisi keberhasilan fakultas kedokteran. Hal ini memerlukan siklus tata kelola sebagaimana dijelaskan di bawah ini.

Gambar 2. Siklus Tata Kelola Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Renstra = Rencana Strategis per 4 tahun; Renop = Rencana Operasional per tahun; RKAT = Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan; Monev Mutu = Monitoring dan Evaluasi Mutu.

Siklus tata kelola dilaksanakan dari bulan Januari hingga Desember, sedangkan siklus penjaminan mutu dilaksanakan dari bulan Agustus hingga Juli. Rencana operasional (renop) diusulkan bulan Agustus, ditetapkan bulan Desember, dilaksanakan bulan Januari hingga Desember, dan diselesaikan dalam bentuk Laporan Kinerja bulan Januari berikutnya. Rencana kegiatan dan anggaran tahunan (RKAT) fakultas diusulkan ke dalam RKAT universitas bulan September, dibahas bulan Oktober dan ditetapkan bulan November sehingga dapat digabungkan ke dalam Renop bulan Desember sebelum penetapannya. Siklus penjaminan mutu dimulai dari monitoring dan evaluasi (monev) mutu semester gasal bulan Februari dan genap bulan Juli sehingga dapat diverifikasi dan dilaporkan setelah Audit Mutu Internal bulan Agustus. Setelah audit mutu internal setiap tahun, dilakukan evaluasi diri sebelum membuat renop pada periode berikutnya.

Setelah empat kali siklus tata kelola dan penjaminan mutu, dilakukan pengusulan rencana strategis (renstra) empat tahun berikutnya beserta renop tahun berikutnya pada bulan Agustus. Keduanya kemudian ditetapkan pada bulan Desember dan diberlakukan efektif mulai bulan Januari. Keempat evaluasi diri pada setiap tahun sebelumnya digunakan sebagai dasar dalam membuat renstra pada periode tersebut.

Sumber: Pedoman Tata Kelola Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (2016)

h
Pedoman ORTALA
h
Rencana Induk Pengembangan
h
Rencana Operasional
h
Laporan Kinerja
h
Evaluasi Diri

Unit Penunjang Fakultas

Unit Pendidikan Dokter

Tugas pokok: Meningkatkan kualitas dan pengembangan pendidikan kedokteran serta memberikan saran terhadap masalah yang berkaitan dengan pendidikan.

Fungsi:

  • Mengoordinasikan pembuatan rencana kerja berdasarkan proyeksi kegiatan semester yang akan datang agar pelaksanaan kegiatan pembelajaran menjadi efektif dan efisien
  • Mengoordinasikan perencanaan dan pelaksanaan kurikulum dan proses pembelajaran
  • Mengoordinasikan pembelajaran, sumber daya dan penilaian, termasuk ujian, OSCE, CBT dan UKMPPD
  • Bertanggung jawab kepada wakil dekan I bidang akademik dan kemahasiswaan.

Sumber: Pedoman Tata Kelola Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (2016)

Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Tugas pokok: Merencanakan dan mengoordinasikan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Fungsi:

  • Membuat rencana induk pengembangan, rencana strategis dan program kerja bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat fakultas.
  • Berkoordinasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan fakultas lain serta institusi lain.
  • Memonitor dan mengevaluasi kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Bertanggung jawab kepada wakil dekan I bidang akademik dan kemahasiswaan.

Sumber: Pedoman Tata Kelola Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (2016)

Unit Jaminan Mutu

Tugas pokok: Melakukan monitoring dan evaluasi mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pengelolaan penjaminan mutu fakultas dan program studi.

Fungsi

  • Mengembangkan sistem penjaminan mutu internal (manual mutu, standar mutu, standard operating procedure [SOP], formulir mutu) tingkat fakultas dan program studi yang saling terkait dengan sistem penjaminan mutu internal tingkat universitas
  • Membuat laporan evaluasi diri fakultas dan program studi berdasarkan laporan feeder dan lainnya setiap semester
  • Membuat laporan kinerja fakultas dan program studi berdasarkan laporan feeder dan lainnya setiap semester
  • Menyiapkan audit mutu internal (pengisian borang audit) untuk fakultas dan program studi
  • Mengoordinir persiapan akreditasi
  • Membantu dekanat melakukan peningkatan mutu fakultas dan program studi secara berkelanjutan berdasarkan rumusan tindakan koreksi dari hasil audit mutu internal (AMI)
  • Mengendalikan sistem dokumentasi sistem penjaminan mutu internal di website fakultas dan hardcopy
  • Menjadi auditor mutu internal untuk organ di luar fakultas dan program studi sendiri

Sumber: Pedoman Tata Kelola Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (2016)

Unit Kewirausahaan dan Kerjasama

Tugas pokok: Melakukan pengembangan upaya penerapan kewirausahaan dan poskestren serta mengelola kegiatan kerjasama.

Fungsi:

  • Menelaah isi, proses dan penilaian kegiatan tridarma perguruan tinggi serta memberikan masukan untuk peningkatan jiwa wirausaha sesuai rumusan nilai-nilai islami universitas
  • Merencanakan, melaksanakan, memonitor, mengevaluasi dan meningkatkan pengelolaan pos pelayanan kesehatan pesantren (poskestren) yang dikelola sendiri
  • Merencanakan, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi program bersama dengan poskestren binaan
  • Merencanakan, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi kerjasama dengan institusi nasional maupun internasional
  • Aktif berpartisipasi pada forum institusi nasional maupun internasional untuk meningkatkan jejaring kerjasama
  • Merencanakan, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi pengelolaan citra fakultas kedokteran bersama dengan unit humas dan marketing tingkat universitas

Sumber: Pedoman Tata Kelola Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (2016)

Unit Bioetik dan Keislaman

Tugas pokok: Melakukan pengembangan upaya penerapan bioetik dan keislaman pada bidang akademik dan non akademik.

Fungsi:

  • Menelaah isi, proses dan penilaian kegiatan tridarma perguruan tinggi serta memberikan masukan untuk peningkatan bioetik dan keislaman sesuai rumusan nilai-nilai islami universitas bersama dengan komisi etik penelitian kesehatan (KEPK)
  • Mengkaji aspek-aspek etik dalam pelaksanaan non akademik dan memberikan masukan kebijakan etik untuk dekanat
  • Memberikan pertimbangan kepada dekanat dalam kasus pelanggaran etik mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan.
  • Merencanakan, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi kegiatan kokurikuler untuk meningkatkan keislaman sesuai rumusan nilai-nilai islami universitas

Sumber: Pedoman Tata Kelola Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (2016)

Rekanan (Partner)

Bergabung Bersama Kami

Banyak pengalaman dan pengembangan kemampuan yang tidak terlupakan selama Anda menjadi bagian dari sivitas akademika Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.