” MEWASPADAI BAHAYA INFEKSI FREE LIVING AMOEBA ”

dr Bariah Ideham, MS, SpParK – Dosen Fakultas Kedokteran ( FK )

FREE living amoeba adalah golongan amoeba yang hidup bebas di air tawar yang hangat ,di tanah lembab, lumpur dan di air payau.

Tergolong free living amoeba adalah Naegleria fowleri ,Hartmanella dan Acanthamoeba yang mempunyai dua stadia yaitu trofozoit dan kista. Infeksi parasit ini terjadi setelah berenang di kolam atau di air tawar yang airnya hangat, di danau atau di sungai.

Amoeba masuk ke tubuh manusia melalui saluran pernafasan dengan cara inhalasi dan melalui aspirasi.Di rongga hidung amoeba menembus lamina cribosa sampai ke selaput otak (meningen) dan jaringan otak. Cara infeksi pada manusia terjadi melalui hidung pada saat berenang mengambil wudhu.

Infeksi freeliving amoeba menyebabkan primary amoebic meningoenchepalitis ( PAM ) dan granulomateus amoebic encephalitis (GAE) dan amoebic keratitis. Infeksi terjadi di musim panas dan menyerang anak-anak dan dewasa muda yang berenang di kolam di danau yang tercemar. Infeksi keratitis terjadi pada mereka yang berenang menggunakan lensa kontak.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa https://duta.co/mewaspadai-bahaya-infeksi-free-living-amoeba


FAKULTAS KEDOKTERAN UNUSA MENYIAPKAN GENERASI RAHMATAN LIL’ALAMIN

@unusa_official @bemfkunusa
IG : @fk_unusa
Fb : @Fakultas Kedokteran Unusa
Website : fk.unusa.ac.id